Implementasi Pembelajaran PAI Berbasis Kearifan Lokal Budaya Bugis dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa SD Negeri 7 Kabupaten Bone
Keywords:
budaya Bugis, kearifan lokal, Pendidikan Agama Islam, ToleransiAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis kearifan lokal budaya Bugis dalam membentuk sikap toleransi siswa SD Negeri 7 Kabupaten Bone. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendidikan dasar untuk menanamkan nilai toleransi sejak dini melalui pembelajaran agama yang kontekstual, humanis, dan dekat dengan budaya peserta didik. Pembelajaran PAI tidak cukup hanya menekankan penguasaan materi keagamaan secara kognitif, tetapi juga perlu mengembangkan akhlak sosial yang tercermin dalam kemampuan menghargai perbedaan, bekerja sama, menjaga ucapan, menerima pendapat orang lain, serta tidak melakukan diskriminasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan guru PAI, kepala sekolah, guru kelas, dan siswa, serta diperkuat melalui observasi pembelajaran dan telaah dokumen perangkat ajar. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahap kondensasi data, pengodean, kategorisasi tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal budaya Bugis dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAI melalui nilai sipakatau, sipakalebbi, sipakainge, siri’ na pacce, lempu’, getteng, dan reso. Nilai-nilai tersebut memiliki kesesuaian dengan ajaran Islam tentang akhlak, persaudaraan, kasih sayang, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama. Implementasi pembelajaran dilakukan melalui pengaitan materi PAI dengan cerita lokal, nasihat Bugis, keteladanan guru, diskusi kelompok, pembiasaan sikap santun, dan refleksi perilaku harian siswa. Sikap toleransi siswa tampak dalam perilaku menghargai teman, tidak mengejek perbedaan, menerima pendapat, membantu teman yang mengalami kesulitan, dan menjaga kerukunan kelas. Kendala penerapan meliputi keterbatasan bahan ajar berbasis budaya Bugis, variasi pemahaman siswa terhadap istilah lokal, dan perlunya dukungan sekolah serta keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran PAI berbasis kearifan lokal budaya Bugis relevan untuk membentuk toleransi apabila dirancang secara sistematis, inklusif, dan sesuai perkembangan siswa sekolah dasar.
References
Aflahah, S., Nisa, K., & Aldeia, A. M. S. (2023). The role of education in strengthening religious moderation in Indonesia. Jurnal SMART: Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi, 9(2). https://doi.org/10.18784/smart.v9i2.2079
Almulla, M. A. (2020). The effectiveness of the project-based learning approach as a way to engage students in learning. SAGE Open, 10(3), 1–15. https://doi.org/10.1177/2158244020938702
Anggraeni, M., Febriyani, A. S., Wahyuningsih, Y., & Rustini, T. (2022). Pengembangan sikap toleransi siswa sekolah dasar pada keberagaman di Indonesia. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 7(1), 16–24. https://doi.org/10.22437/gentala.v7i1.15694
Azis, A., Haeruddin, H., & Jumadi, J. (2020). Inculcating Siri’ Na Pacce value in primary school learning. Mimbar Sekolah Dasar, 7(1), 82–93. https://ejournal.upi.edu/index.php/mimbar
Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2020). Multicultural education: Issues and perspectives (10th ed.). Wiley. https://www.wiley.com/en-us/Multicultural+Education%3A+Issues+and+Perspectives
Busetto, L., Wick, W., & Gumbinger, C. (2020). How to use and assess qualitative research methods. Neurological Research and Practice, 2, 14. https://doi.org/10.1186/s42466-020-00059-z
Byrne, D. (2022). A worked example of Braun and Clarke’s approach to reflexive thematic analysis. Quality & Quantity, 56, 1391–1412. https://doi.org/10.1007/s11135-021-01182-y
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications. https://us.sagepub.com/en-us/nam/research-design/book270550
Dewi, S., Zamroni, M. A., & Leksono, A. A. (2024). Penanaman sikap moderasi beragama pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran PAI. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaan, 4(1), 1–15. https://doi.org/10.54437/irsyaduna.v4i1.1558
Guo, P., Saab, N., Post, L. S., & Admiraal, W. (2020). A review of project-based learning in higher education: Student outcomes and measures. International Journal of Educational Research, 102, 101586. https://doi.org/10.1016/j.ijer.2020.101586
Hadisaputra, P., & Syah, B. R. A. (2020). Pendidikan toleransi di Indonesia: Studi literatur. Dialog, 43(1), 75–88. https://doi.org/10.47655/dialog.v43i1.355
Hardiansyah, F. (2022). The implementation of tolerance character education through social science learning in elementary school. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 9(2). https://doi.org/10.24252/auladuna.v9i2a5.2022
Hasbi, H., Dharsono, D., Guntur, G., & Sunarto, S. (2021). Sappo: Sulapa Eppa Walasuji as the ideas of creation three dimensional painting. Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni. https://jurnal.isi-ska.ac.id/index.php/dewaruci
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2024). Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Fase C. https://guru.kemendikdasmen.go.id/kurikulum/referensi-penerapan/capaian-pembelajaran/sd-sma/pendidikan-agama-islam-dan-budi-pekerti/fase-c/
Khasanah, N., Hamzani, A. I., & Aravik, H. (2023). Religious moderation in the Islamic education system in Indonesia. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, 15(1), 629–642. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.4115
Lutfiyatun, E., Haniefa, R., & Rohman, K. S. (2023). Developing project-based learning using Canva internalized with religious moderation. Penamas, 36(1), 37–57. https://doi.org/10.31330/penamas.v36i1.660
Mappiasse, S., & Hayadin. (2022). Students’ religious tolerance: Comparing Muslim students at public schools and pesantren. Journal of Indonesian Islam, 16(2). https://jiis.uinsa.ac.id/index.php/JIIs/article/view/2400
Muslih, Muslam, Darmi, R., Ramlan, S. R., Abdullah, R. R., & Luthfan, M. A. (2024). Religious moderation in primary education: Experiences of teachers in Indonesia and Malaysia. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(2), 477–491. https://doi.org/10.14421/jpai.v21i2.10009
Nurcholis, M., Maulana, A., & Fadillah, R. (2024). Mengembangkan sikap toleransi dalam pembelajaran PAI pada Kurikulum Merdeka di kelas IV SDN 2 Pusakasari. Jurnal Pendidikan Educandum, 4(2). https://ojs.staisdharma.ac.id/index.php/jpe/article/view/208
Olmos-Vega, F. M., Stalmeijer, R. E., Varpio, L., & Kahlke, R. (2023). A practical guide to reflexivity in qualitative research: AMEE Guide No. 149. Medical Teacher, 45(3), 241–251. https://doi.org/10.1080/0142159X.2022.2057287
Pelras, C. (1996). The Bugis. Blackwell. https://archive.org/details/bugis0000pelr
Pertiwi, L., & Khuriyah. (2023). Peran guru PAI dalam menanamkan moderasi beragama di Sekolah Dasar Negeri Cangkringan Banyudono Boyolali Tahun 2022. Rayah Al-Islam, 7(1), 347–357. https://doi.org/10.37274/rais.v7i1.670
Prayitno, M. A., & Wathoni, K. (2022). Internalisasi nilai moderasi beragama dalam proses pendidikan di lingkungan sekolah dasar. Pendas Mahakam: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 7(2), 124–130. https://doi.org/10.24903/pm.v7i2.1125
Risana, F., Al Khansa, E., Yantika, A. V., Pahrudin, A., Murtadho, A., & Supriadi, N. (2025). Peran guru PAI dalam meningkatkan keberagaman budaya dan toleransi antar umat beragama di sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(2). https://doi.org/10.31004/edukatif.v7i2.8110
Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 451. https://doi.org/10.3390/rel13050451
Xu, W., & Zammit, K. (2020). Applying thematic analysis to education: A hybrid approach to interpreting data in practitioner research. International Journal of Qualitative Methods, 19, 1–9. https://doi.org/10.1177/1609406920918810
Yulianti, Hanafi, Y., & Murtadho, N. (2025). Integration of religious moderation values through project-based Islamic Religious Education learning: A study on prospective teacher students. Indonesian Journal of Islamic Religious Education, 3(1), 21–32. https://doi.org/10.63243/s8nvrb56
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 nanda ayu lestari (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




